profi Nyai Hj.Hamidah Binti KH.Nawawi
Yang.Di mondokkan Putri Dari KH.Nawawi ialah Nyai HJ.Hamidah Satu
satunya Putri dari KH.Nawawi yg mundok soal keilmuannya dia walaupun Cewek di
menguasai membaca kitab kuning ialah yang membatu mengajar mengelola santri
masa bujangnya setelah berkeluarga Nyai Hj
Hamidah ?.....
Nyai Hj.Hamidah Punya kecerdasan yang luar biasa dia hafal
alfiah ibnumalik seorang perempuan yang rajin dan tekun maklum semua cewek
begitu rajin dan tekun sebaliknya kalau yang cowok biasanya amburadul kadang
kadang pura pura helaf atau jadab karna di masa mondoknya gak begitu mempeng
soal sinauhnya setelah pulang takut di suruh ngajar bikilah ia nyelenih Nyai Hj.Hamidah kalau
soal kemashurannya muliau dari ia mundok dan karromah sudah mashur sayang ia
perempuan serta kewibawahannya.soal riadoh sama dengan saudara saudara yang
lain dia juga ikut tarikat naksabandiah dari Sepupunya KH.Besuni alas kokon
selain puasa senin kamis beliau istiqomah al Qur'an setiap waktunya dan ada
wirid tambahan dari KH.Nawawi Doa Akasah setelah wafatnya maka di temukanlah
tulisannya yang Hotamul Qur'an sebayak 80X diriwayatkan oleh KH.Abdurrosid bin KH.Ashari Bin Alwi
oleh KH.Hozin Bahar
Nyai Hj Hamidah walaupun
sudah ber keluarga KH.Fadli tak kalah keramatnya seperti di Pakong diapun tetap
punya Satri di malang dan mengajar seperti di Pakong biasanya setelah KH.Fadli Wafatt diapun
arus ngalah dari anak tirinya ternyata KH.Fadli sudah duda dan mempersunting Nyai Hj.Hamidah janda anak
dua 2 seletelah tersisihkan dari Rumah Suaminya karna masalah kerenggangan
sosial soal waris di karenakan nyai Hj.Hamidah tidak punya keturunan ia harus keluar namun Satrinya
mengikuti Nyai Hj.Hamidah kerumah barunya demikian tapak tilas soal Nyai Hj.hamidah semuga
munfaat
Cerita soal B.wayah Putri pertamanya Nyai HJ.Hamidah suatu
hari mantan suami Nyai Hj.Hamidah wafat Nyai Hj Hamidah sama Putranya KH.Said mau takziah ke Socah setelah nyampek di
rumahnya Dereh Tumyati mantan suami Nyai Hj.
Hamidah apa yang terjadi orang yang mau
lawat/takziah seharusnya B.wayah senang sudah lama gak jumpa sama Ibu kandungnya malah
sebaliknya B.Wayah tidak menyabut gembira malah sebaliknya B.Wayah malah
menyangka B.Nyai Hj Hamidah dan KH.Said Kirai mau mengambil atau hak dari warisannya Nyai Hj.Hamidah dan KH.Said Di Kunci di
dalam rumah dan diteriaki maling maka datanglah masa dan polisi untuk
menangkap B.Nyai Hamidah dan KH.Said Untung masih bisa keluar dari pintu samping yang lupa
gak di kunci oleh B.wayah putrinya maka keluarlah B.Nyai Hamidah dan putranya KH.Said barulah
bencana di mulai di kutuklah putrinya yang bernama B.Wayah sal usul
memang kayah dari warisan ayahnya P.Tumyati/KH.Dumyati setelah dikutuk oleh B.Nyai
Hj.Hamidah jadi orang miskin suami B.Mayah seorang
supir entah anak turunya kemana dari itulah putus hubungan Pakong dan Socah
cerita ini aku ambil dari Bek Enna/Nyai Hj Yenna binti Farida dan Halimatus
S.binti Faridah beliu dari ibunya Nyai Hj Farida binti Nawawi walloho'aklam
Bs.
1)Pertama
Nyai Hj.Hamidah Berkeluarga ke Masaran
Pakong Nama Suaminya KH.Imam bin Alwi
2)Kedua Nyai Hj.Hamidah Berkeluarga
ke socah Nama Suaminya Dereh Tumyati/KH.Dumyati
Punya Turun 2
1) B.Wayah Binti Nyai
Hj.Hamidah
2) KH.Said Bin Nyai
Hj.Hamidah
3)Ketiga Nyai Hj.Hamidah Berkeluarga
ke Malang KH.Fadli Tidak Punya Keturuna
